Film Divergent bercerita tentang adanya suatu wilayah yang terdapat pembagian faksi-faksi terhadap warganya. Faksi-faksi tersebut dibentuk supaya tercipta suatu keteraturan dan perdamaian. Ada lima faksi di wilayah itu. Faksi-faksi tersebut adalah erudite (cerdas), amity (cinta damai), candor (jujur), dauntless (berani), dan abnegation (penolong). Ada juga factionless, orang-orang yang tidak cocok di faksi mana pun. factionless adalah kaum pinggiran yang sering ditolong oleh abnegation. Mereka yang memiliki karakter menonjol meliputi cerdas, cinta damai, jujur, berani, dan penolong dianggap sebagai divergent. Jumlahnya sangat minoritas di wilayah itu dan sulit sekali terdeteksi. Hal itu menjadi wajar karena divergent akan dibunuh jika tertangkap oleh penguasa sehingga para divergent harus menyembunyikan identitasnya. Sepertinya penguasa takut divergent membawa masalah besar pada tatanan faksi-faksi yang ada melebihi masalah dari factionless.

Pada seri kedua film Divergent yang berjudul Insurgent diceritakan bahwa divergent bukanlah masalah. Justru mereka adalah solusi. Sosok di luar dinding wilayah, pencipta sejati faksi-faksi tersebut, berkata bahwa divergent sangat berharga bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Sosok tersebut berbicara melalui pesan di dalam kotak khusus. Kotak tersebut hanya bisa dibuka oleh divergent 100%. Di dalam Insurgent diceritakan tentang usaha penguasa untuk mencari dan menangkap sosok divergent 100%. Akhirnya, pesan tersebut dipublikasikan ke seluruh wilayah dan akhirnya semua warga pergi ke luar dinding pembatas wilayah menuju suatu kota. Kisah kehidupan mereka di kota baru tersebut ada di dalam film Allegiant.

Divergent, Insurgent, dan Allegiant memang hanyalah imajinasi seorang novelis luar negeri. Namun, tidak ada salahnya bila imajinasi itu dikaitkan dengan dunia nyata. Saya sangat tertarik untuk menyoroti fenomena divergent. Sosok divergent bersifat unik karena memiliki kombinasi sifat yang luar biasa. Bagaimana dengan divergent di dunia nyata? Di dalam film disebutkan bahwa ada lima golongan yaitu erudite, amity, candor, dauntless, dan abnegation. Namun, di dunia nyata hanya ada empat golongan yaitu sanguin, koleris, plegmatis, dan melankolis. Tiap-tiap golongan tersebut memiliki ciri khas seperti berikut.

  1. Sanguin: Terbuka, inisiatif, dan rasa ingin tahu tinggi
  2. Koleris: Berjiwa pemimpin, visioner, dan produktif
  3. Plegmatis: Empati, sabar, dan bijaksana
  4. Melankolis: Cerdas, idealis, dan tekun

*Dua belas sifat dari tiap-tiap golongan bersumber dari berbagai tulisan di internet yang diambil intinya saja.

Jika seseorang memiliki dua belas sifat tersebut secara utuh, dia adalah divergent 100% dalam kehidupan nyata. Dia adalah sosok unggulan di antara umat manusia. Dua belas bulan setiap tahun akan dijalaninya dengan hal-hal luar biasa. Kehadirannya selalu dinantikan. Sama seperti di film, divergent dunia nyata akan dicari pihak-pihak tertentu untuk berbagai tujuan. Bisa saja divergent dicari untuk memajukan suatu perusahaan, memimpin suatu wilayah, menjalankan roda organisasi atau melaksanakan misi khusus. Sama juga seperti di film, divergent bisa saja dibenci karena dia terlalu luar biasa di masyarakat sehingga orang-orang non-divergent tersingkir. Oleh karena itu, memiliki sikap waspada bagi divergent adalah suatu keharusan supaya tidak dicelakai atau dieksploitasi.

Ada dua pertanyaan besar yang muncul. Pertanyaan pertama ialah adakah sosok divergent di bumi ini? Jawabannya adalah bisa jadi esok lusa kitalah yang akan menjadi sosok divergent 100% atau mendekati itu. Bertemanlah dengan banyak orang karena siapa tahu ada sosok divergent di antara mereka! Kita bisa belajar padanya. Pertanyaan kedua ialah mengenai factionless, tidak memiliki satu sifat pun dari dua belas sifat itu. Adakah di bumi ini? Entahlah. Semoga kita bukan termasuk factionless.

(Sumber gambar: https://sarahnewton.com/why-divergent-is-one-of-the-best-coming-of-age-books/)

Advertisements